Latest Entries »

*Wonders Teen*

Pic of today : MTs Al Rohmah-Karangpawitan Garut ,
Best costum, Best Arransment, Best Performance

14034705_1151423178253492_1655317918374926117_n
disaat yang lain udah menepi karena cuaca panas jam 10-an, mereka dengan enjoy menyelesaikan pertunjukannya hingga selesai tanpa kehilangan ritme.

==================================================================

mungkin itulah cuplikan untuk postingan telat yang satu ini..lagi mumet  :{ ..

pagi itu, 17 Agustus 2016, saya turut mengiringi parade  Agustusan menuju lapang nagrog kecamatan karangpawitan kabupaten garut. seperti biasa, berbagai desa menampilkan berbagai kreasinya untuk nanti dinilai juri di lapangan; ada rumah gadang,helikopter, kapal jet, rombongan petani,drumb band, dan special tahun ini; ondel-ondel (pdhl itu kan kesenian jakarta).. nampaknya masyarakat sudah sadar akan nasionalisme nya sebagai penduduk suatu negara,sehingga tidak terkukung lagi oleh sikap chauvimisme (kesukuan/kedaerahan)…

(±) jam 9 lebih, saya berencana pulang saja dari menonton di lapangan karena udara mulai terasa panas. bahkan anak-anak sekolah juga sudah pada menepi..plus pada berfoto selvie.

namun ada yang membuat kaget,sebaris anak-anak SMP lewat didepanku mempertontonkan kemahirannya. Sudah sering saya melihat pertunjukan seperti ini, namun yang ini terasa beda. mulai dari berbaris, membentuk formasi burung, melingkar, saling silang, dll dilakukan dengan apik tanpa kehilangan ritme. Benar-benar pertunjukan ‘World Clas’ dari sekelompok anak sekolah menengah. Saya benar-benar terpana.. satu jam memperhatikan, tak terasa kalau dari pagi cuma baru makan sebuah roti & secangkir kopi..tapi tak terasa haus & lapar,padahal dari mulai persiapan hingga macet ‘ala lebaran’ di sepanjang jalan tentunya menyita stamina. Terbayang, saya seperti Ronaldo yang berdiri disisi lapangan sambil mensport timnya dengan berapi-api.. dan mereka, tim marching band itu ibarat tim U-19 yang mempermainkan pemain korea (selatan) dengan skilnya.bedanya, hujan membuat pemain korea seolah hilang tenaga, sedang yang ini teriknya mentari malah membuat mereka tampil ‘menggila’.

Saya boleh dianggap berlebihan, tp bayangkanlah..kakak mereka (SMA) banyak yang menepi karena kepanasan, bahkan beberapa diantaranya pingsan..sedang mereka, setengah jam (main) diperjalanan, satu jam upacara, dan hampir satu jam membuat pertunjukan, bukankah itu stamina yang LUAR BIASA?

= == mungkin hanya demikian yang bisa saya tuliskan, kalau ada waktu, saya berniat mengunjungi sekolah mereka untuk meminta dokumentasi dan meminta izin upload di blog ini, Insya Alloh..

yang pasti, today; 17 Agustus 2016, remember the name; MTs Al Rohmah Karangpawitan-Garut.

 

 

 

 

 

bila orang Persis ditanya ” bacaan iftitahnya apa?”

” allohumma ba’id..” “Kenapa tidak wajjahtu?..”

“itu bacaan tahajjud” ” suka tahajjud?”

“suka” “cba bacakan wajjahtu..” “..(gk hapal)”

— — —

“ustadz knapa sekarang menempel al adzkar (bacaan ba’da sholat) di mesjid, bukannya itu kebiasaan orang NU ”

” apa,ini kebiasaan Nabi,cuma NU lebih dulu mengamalkan dari kita”

— — —

“knp selesai solat jenazah tidak salaman?”

“itu kebiasaan NU”

“lalu kenapa selesai solat idul fitri salaman, bahkan sejalanan pulang?

ingatlah mau selesai salat wajib,salat id, maupun solat lainnya salaman itu tidak dicontohkan nabi…itu atsar (perbuatan) sahabat dg pertimbangan etika.. begitu jg ucapan “taqobbalollohu minna wa minkum” yg dianggap lebih baik dari “minal aidin wal faizin”..pdhl semua itu sama dalam serangkain kalimat yang panjang (silahkan search ..)

juga seperti halnya budaya ucapan pengantar dan penerima dalam pernikahan, dsb itu tidak dicontohkan Nabi..bukankah banyak kelurga Persis sendiri yang melakukannya? karena rukun nikah itu cm 4; wali-saksi-kedua mempelai-ijab kabul.. bila dihitung, 1o menit juga selesai.Tapi macam apa acara nikah cuma 10 menit ?? sekali lagi; etika..

Ingatlah agama tidak datang untuk menentang budaya,karena budaya adalah hasil cipta ide & rasa manusia dalam memahami perjalanan hidupnya.Ia hanya menentang hal yang tak sesuai dengan petunjuk Tuhan nya, karena Dia yang lebih tahu apa yang terbaik bagi mereka, sedang ide & rasa sekedar menerka-nerka.

— — —

sebentar lagi Pilkada, janganlah pula kita jadi korban disini.. politik itu termasuk fiqih, bab siyasah.. dan fiqih itu tidak ada yang final. selama calonnya masih sama-sama muslim, jangan saling menjelek kan.. yang membuat kita makin tercerai berai.

ingat firman Alloh Swt tentang yahudi & Nasrani :

لَا يُقَاتِلُونَكُمْ جَمِيعًا إِلَّا فِي قُرًى مُحَصَّنَةٍ أَوْ مِنْ وَرَاءِ جُدُرٍ بَأْسُهُمْ بَيْنَهُمْ شَدِيدٌ تَحْسَبُهُمْ جَمِيعًا وَقُلُوبُهُمْ شَتَّى ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ قَوْمٌ لَا يَعْقِلُونَ

Mereka tidak akan memerangi kamu dalam Keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. yang demikian itu karena Sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti. ( Al Hasyr : 14 ).

Ibnu Katsir menjelaskan : Mereka pada dasarnya bersifat pengecut dan was-was. Mereka tidak berani  perang tanding atau berhadapan langsung, tetapi dengan berlindung di dalam benteng atau dibalik tembok dalam keadaan terkepung. Mereka berperang karena terpaksa guna mempertahankan diri (di masa kini dipahami dengan berlindung dibalik persenjataan hebat / tank-tank & pesawat yang kuat).

Selanjutnya .. padahal hati mereka bercerai-berai, At Thabari  menjelaskan ”Mereka berkumpul tetapi tidak dapat disatukan. Karena orang yang tegak di atas yang batil itu berbeda pendapat mereka, berbeda kesaksian mereka dan berbeda Pula keinginan-keinginan mereka (politik,ekonomi, jabatan,dsb). Mereka hanya bersatu dalam satu hal saja, yaitu memusuhi kebenaran. ” .

— — —

namun kita rasanya lebih buruk lagi.. mereka masih berkumpul meski beda kepentingan, kita; tubuhnya bercerai-berai, hati pun juga.. tahsabuhum satta waqulubuhum satta…

 

alhamdulillah, dengan dibentuknya koalisi Annas (Anti syiah nasional) tahun kemarin semua ormas islam di indonesia makin sadar akan pentingnya persatuan dan ukhuwah, makin sadar siapa yang harus dimusuhi sebenarnya.

 

— – –

 

Asep Suryana,S.ag.

Mimbar jum’at, Mesjid Asy Syifa-Desa Situsari

Kecamatan Karangpawitan-Garut.

 

 

Pepatah dari penduduk sungai amazon yang sejalan dengan sebuah ayat dalam Al-Qur’an :
“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi, setelah (diciptakan) dengan baik. Berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang-orang yang berbuat kebaikan.”

(QS al-A’raf: 56)

pokemon-300x300

Dunia sedang booming injeksi “Pembodohan” bernama aplikasi game Pokemon GO (BLOK).
Tanpa disadari kaum bilderberg semakin canggih membangun perangkat “intelijen” dalam bentuk game yang terbalut teknologi interconnecting geospasial (maps) bernama Pokemon GO (BLOK)

Taukah anda mengapa saya sebut permainan ini adalah perangkat intelijen yang sengaja diciptakan untuk merekonsiliasi data citra fisik valid untuk memetakan setiap sudut wilayah negara-negara dimana para user mengaktifkannya.

Dikala satelit yang digunakan oleh google earth dan google maps tak mampu menjangkau gambaran sempurna 3 dimensi dalam sebuah wilayah, maka mereka menggagas ide baru memanfaatkan kebodohan para gamers atau gadget maniac dalam menjalankan agenda maping intelijen NWO untuk memetakan sistem pertahanan dan unit-unit vital setiap negara lewat game yang mengkoneksikan fitur kamera, maps dan data celular.

Coba bayangkan jika seluruh Pejabat, Tentara, Polisi, PNS dan masyarakat awam berbondong memainkan game Pokemon GO (BLOK) ini diwilayah kerja masing-masing..berapa banyak data valid bangunan fisik serta citra ruang yang harusnya bersifat rahasia bagi suatu pertahanan negara dapat diakses hanya karena kebodohan orang-orang itu yang seolah-olah diminta mencari binatang bernama Pokemon itu.

Hal ini mengingatkan saya pada sebuah teknik operasi intelijen yang dijalankan USA melalui eksploitasi dan analisis pencitraan dan informasi geospasial dalam menggambarkan fitur fisik dan aktivitas secara geografis di bumi atau yang mereka sebut Geospatial Intelligence.

Salah satu contoh pemanfaatan yang sangat jelas terlihat adalah pemanfaatan aplikasi geoweb seperti Google Earth dan Google Maps oleh pasukan Amerika Serikat dalam operasi penyergapan, penangkapan dan pembunuhan Osama bin Laden di rumah persembunyiannya pada tanggal 2 Mei 2011 yang lalu.

Berkat Google Maps dan Google Earth, mereka dapat mengikuti perjalanan Bin Laden mulai dari Khartoum sampai Jalalabad sampai daerah terpencil dimana ia bersembunyi lalu menemui akhir hidupnya di pakistan.

Jika hal itu baru menggunakan sistem google earth yang hanya mencitrakan bentuk datar dari atas satelit lalu bagaimana jika sistem itu semakin sempurna dengan metode yang tak diduga-diduga dapat mengumpulkan data fisik 3d faktual lewat sebuah aplikasi game.

Bayangkan jika para pegawai pemerintahan. latah memainkan game tersebut akibat “booming trend” berapa banyak rahasia data citra fisik yang bisa didapatkan gratis oleh provider game yang telah bekerjasama dengan Institusi Intelijen Dunia itu. (Pun bagaimana anak-anak mereka ikut memainkan dilingkungannya,bukankah sebuah ancaman pula bagi keberadaan mereka? )

Oleh karena itu jangan anggap remeh sebuah teknologi berkedok entertainment dan saya harap Presiden dapat memberikan warning kepada para perangkat negara untuk tidak memainkan game tersebut dan bahkan karena berpotensi sebagai ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara maka game itu sah untuk di bloking di Indonesia.

Mari asah terus daya nalar dan kesadaran..Teknologi pada satu sisi memang bermanfaat tapi jangan sampai anda dieksploitasi oleh Teknologi.
Go to Hell Pokemon
Dari: Prof Dr Tina Afiatin, MPsi (Dekan Fak Psikologi UGM)

source : http://goo.gl/knvnBt

pantesan pengen banget buka, ultah ke-5 rupanya..Alhamdulillah.

 

5 y wp

mudik

Meski hati tersentak oleh kabar meninggalnya beberapa pemudik yang terjebak kemacetan, dimana udara panas & panjangnya antrian membuat kondisi tubuh mereka drop hingga menyebabkan kematian. Mari kita melihat dan mengakui bahwa rutinitas tahunan ini secara sosiologis, mampu meningkatkan ketahanan bangsa

Bangsa yang kuat tercipta dari keluarga yang kuat, keluarga yang kuat tercipta dari pribadi yang kuat. Berarti masing masing kita adalah penentu kekuatan sebuah bangsa.Membuat desain kekuatan bangsa tidak akan lepas dari peran kita selama ini, jika kita abai dengan budaya hidup berkeluarga, bersifat cuek, masa bodoh dan tidak peduli sesama anggota keluarga maka persatuan keluarga akan terancam, maka jika ini secara keseluruhan dialami sebuah bangsa maka akan tercipta kelemahan sebuah bangsa.

Sehingga silaturrahmi menjadi perekat dan menciptakan ketahanan bangsa.Paling mudah jika kita masing masing keluarga mengalami perpecahan,pertikaian dan itu terjadi secara massal maka tentu akan melemahkan ketahanan bangsa secara keseluruhan. Silaturahmi mampu mengajarkan kita tentang nasionalisme, meski berawal dari lingkup yang kecil; kedaerahan;kampung halaman.

pemudik yang datang pun,bila punya sifat dermawan,jika mereka memberikan dana tali asih kepada sanak famili.Nah ketika tali asih tersebut dibelanjakan dilingkungan desa setempat, maka akan tergerak pula sektor perekonomian.

Nah yang paling terasa ialah pemudik ini juga menjamin kelangsungan pendidikan keluarga yang ditinggalkan sebagai bukti sikap kepeduliannya dan menunjukkan kesuksesannya menjadi pekerja di Ibukota. Misalnya dengan memberikan beasiswa, biaya pendidikan, biaya sekolah bagi para anggota keluarga, sanak famili, keluarga besarnya. Lebih lanjut, mereka terkadang sanak saudaranya yang belum mapan untuk ikut bekerja bersama mereka, sehingga timbul pula regenarasi pekerja yang  akan mendukung  laju perekonomian.

Dari sinilah, bermula dari suatu komunitas yang kuat.. tentunya dengan menyaring budaya negatif yang ikut terbawa ke desa.. lahirlah masyarakat yang kuat. Dan dari masyarakat yang kuat lahirlah pula bangsa yang kuat.

Mendukung hal ini, ada tuntunan Al-Quran dalam usaha kita menjalani kehidupan dalam suatu komunitas :

afwa

”Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah orang-orang yang bodoh

(QS Al A’raf, 7: 199).

Jika dialihbahasakan, ayat tersebut memiliki makna:

  • Jadilah pemaaf ; jangan emosional/ temperamental, apalagi mendendam.

Penelitian para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa orang yang mampu memaafkan akan lebih sehat jiwa dan raganya. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakitinya. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara kejiwaan tetapi juga fisik. Gejala-gejala psikosomatis seperti sakit punggung akibat stres, tekanan jiwa, susah tidur dan sakit perut jadi berkurang pada orang-orang ini.

  • suruhlah orang mengerjakan yang makruf; saling koreksi.

Sungguh indah kata ini dikaitkan dengan perintah untuk menjadi pemaaf. Mengisyaratkan bahwa sikap untuk mengkoreksi harus didasari sikap memaafkan.tanpa itu, koreksi/kritik terhadap seseorang hanya bermaksud untuk MENJATUHKAN bukan meluruskan. Telah lumrah hal ini kita saksikan di media2 sosial maupun dalam kehidupan sehari-hari

  • berpalinglah orang-orang yang bodoh; jangan dipedulikan, jangan sami mawon

Sudah dari sananya bahwa dalam hidup ini kita akan dikelilingi orang2 yang kadang rendah tingkat berpikirnya, rendah visi-misi hidupnya. Tak lain karena hidup ini ujian semata.

Kita berbuat baik,diomongin.. berbuat salah apalagi. Mereka orang bodoh, tapi tak sadar bahwa dirinya bodoh.Menghadapi orang-orang seperti ini kita mesti ekstra bersabar, lebih banyak memberikan bukti daripada melayani ocehannya.

Bahkan seorang imam ahlu sunnah, Imam As Syafie berkata :

Aku sering berkawan dengan orang pintar, dan aku mampu mempengaruhi mereka.

Dan aku sering berkawan dengan orang bodoh, tapi bukannya mempengaruhi, malah aku yang dipengaruhi oleh mereka.

Aku sering berdebat dengan orang pintar dan aku tak pernah kalah.

Dan aku sering berdebat dengan orang bodoh, dan aku tak pernah menang.

 

 

Demikian, semoga terinspirasi dan membawa manfaat.

Walllohul musta’an.

 

Ref:

-Muhammad Ab_ kompasiana.com/magungb

-khutbah I’edul fitri 1437 H, at Kp.Biru Desa Situjaya Kec.Karangpawitan-Garut.

 

MEDINAH BOM

Berita bom yang terjadi di Madinah tadi saat berbuka tersebar secepat kilat ke seluruh penjuru dunia dan menjadi berita terbesar se-jagad raya melebihi apa yg terjadi di Turki beberapa hari lalu.
Banyak pesan singkat masuk dari sahabat di tanah air menanyakan kabar kami karena mereka khawatir kami terganggu kenyamanan ibadah ataupun bisa kena musibah.. Sem0ga Allah melindungi..
Kami yang setiap hari berbuka di dalam masjid Nabawi atau di pelatarannya dengan jumlah sekitar 2 juta shoimin dan mu’takifin tidak terganggu sama sekali dan bahkan salah seorang sahabat i’tikaf sempat memfoto peristiwa tersebut dan terlihat cukup jauh dari lokasi Masjid Nabawi, kami hanya melihat kepulan asap seperti ada kebakaran di seberang Baki’, makam para Sahabat Rasulullah. Tak ada suara ledakan apapun yang terdengar.
Saking jauh dan tidak mengganngunya peristiwa tersebut, shalat isya dan taraweh berjalan seperti biasa. Saya sengaja masuk ke dalam Masjid Nabawi sehingga mendekati posisi Raudhah. Tak ada seorangpun yang saya temukan berdiskusi masalah bom tersebut, apalagi dalam keadaan bingung..
Sebab itu saya berkesimpulan : Jangan-jangan mereka tak tahu ada peristiwa tersebut karena memang jauh dari areal Masjid Nabawi.
Naluri media dan teori konspirasi saya muncul saat pesan-pesan singkat masuk ke hape via WA  yang isinya mengkhawatirkan atau meverifikasi apakah benar ada bom meledak di Masjid Nabawi.
Tentu saya kaget tak kepalang. Saya langsung putuskan untuk shalat taraweh 8 rakaat saja dan segera keluar dari Masjid Nabawi sambil memfoto dan merekam suasana shalat taraweh malam yang ke -30 di Masjid Rasul yang sangat dicintai umat Islam itu. Saya foto sejak dari dalam sampai keluar Masjid dan suasanaya sedikitpun tidak berubah dari malam-malam sebelumnya.
Saya buka internet sambil jalan. Ternyata dunia maya sudah heboh sekali. Sampai di kamar hotel tempat kami memginap stasiun tv Al-Rabiya, milik Yahudi yang sangat populer beberapa tahun belakangan yang muncul sengaja MENYAINGI Al-Jazeerah.
Feeling media dan konspirasi saya benar. Saya lihat pembawa berita live sedang mewawancara Menteri Wakaf Mesir dan beberapa pengamat masalah Timur Tengah lainnya via telpon. Semua mereka mengutuk kejadian bom tersebut.
Ada beberapa hal dan fakta yang membuat saya yakin bahwa umat Islam (khususnya sejak kasus WTC 2001) sedang menghadapi konspirasi tingkat tinggi yang sedang dijalankan oleh kelompok anti Islam global :
2. Pembawa berita di tv Al-Arabiya dan semua tokoh yang diwawancara langsung dapat memastikan pelakunya, yaitu yang mereka namakan kelompok teroris Islam. Padahal penyelidikan dari pihak berwajib di Saudi belum memulai kerjanya.
3. Baik materi berita yang diangkat, redaksi wawancara dan runing teks di tv Al-Arabiya sangat propokatif dan terlihat sekali kebohongannya, sperti : Para teroris itu tidak ada agamanya karena mereka berani membom tempat-tempat suci, bahkan di depan pintu Masjid Nabawi. Sebab itu, dunia internasional harus bekerjasama menghadapi/memerangi mereka dan berbagai ungkapan lainnya.
3. Seperti biasa, provokasi dan kebohongan itu mereka dukung dengan tampilan rekayasa gambar dan video kejadian
Saya katakan pada sahabat yang nontonAl-Arabiya bersama, demi Allah, ini adalah kebohongan media kaum kafir kapan saja dan di mana saja. Bom yang terjadi jauh dari Masjid mereka syuting dari arah gerbang utama Masjid Nabawi. Kemudian dizooming sehingga seakan kejadiannya di samping Masjid Nabawi dan pembawa beritanya bilang : Bom terjadi depan pintu gerbang Masjid Nabawi.
Kalau ucapan perempuan pembawa acara itu benar, kami mungkin sudah luka atau mungkin juga TEWAS, karena dari sebelum berbuka sampai shalat magrib tadi puluhan ribu jamaah persis berada depan gerbang utama Msjid Nabawi karena tidak bisa masuk ke dalam saking banyaknya jamaah.
Dari kejadian bom Madinah ini, saya semakin yakin bahwa umat Islam sekarang sedang menghadapi fitmah dan konspirasi dari segala arah yang sangat luar biasa dari musuh-musuh Allah dan musuh-musuh mereka dengan menggunakan segala cara keji dan kebohongan agar umat ini tidak bisa bangkit dari kelemahan dan keterpurukan mereka.
Sebenarnya hal tersebut sangat wajar karena Allah dan Rasulullah telah mengingatkan akan hal tersebut dalam banyak ayat dan hadits..
Pertanyaanya ialah : Kapan umat ini, khususnya para pemimpin negeri Muslim sadar? Hanya Allah yang Maha Tahu.
Kemudian, yakinlah rekayasa dan konspirasi kaum kafir dan para bonekanya tidak akan selalu berhasil karena mereka pada hakikatnya sedang berhadapan dengan Allah yg MAHA DAHSYAT REKAYASA-NYA karena di Tangan-Nya kendali jagad raya ini.
Yaa Allah aku sudah sampaikan.. aku sudah sampaikan.. aku sudah sampaikan. Maka saksikanlah..
Samping Masjid Nabawi, Malam 30 Ramadhan 1437 H
Hamba-Mu yg berharap ampunan, kasih sayang dan syurga-Mu
Nasrulloh

Di era 90-an kita mengenal Kang Aden_edcoustic sebagai salah satu icon dakwah dalam konsep modernis; pendekatan kontemporer terhadap masyarakat terutama generasi muda. Setelah itu datang kemudian Opiq, terakhir meski bukan dari dalam negeri tapi memberi pengaruh besar; Maher Zein.

Alhamdulillah, di akhir-akhir tahun ini hal tersebut kembali menggeliat. Di era globalisasi yang membawa dampak negatif;liberalisasi.. para pemuda itu terpanggil untuk membimbing umat terutama kalangan seusia mereka, meski kadang halangan,godaan atau cibiran bermunculan disana-sini. kehadiran mereka ibarat setitik cahaya di kegelapan; bagai sepetak oase di lautan gurun . Berikut para kaula muda penggerak dakwah tersebut (ditulis secara acak saja)

*Muzammil Hasballah,23; Mahasiswa Teknik Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) asal Aceh angkatan 2011. Bidang : Tilawatil qur’an

*Maghfirah M Husain,20- Bireuen, Aceh. Bidang : Tilawatil qur’an

*Nafis Yaakub, 17; Kamboja.  Bidang : Tilawatil qur’an.

*Harris j, 19; Inggris.Bidang :Pop Religi

*Humood Alkhudher, 27; Kuwait. Bidang :Pop Religi.

Good quotes, Bad Quotes🙂

 

– – Sebuah hadits menyebutkan,” Seandainya manusia mengetahui tentang bulan Ramadhan, niscaya ummatku akan berharap agar setahun penuh menjadi bulan Ramadhan.” ya, memang benar.. bagi mereka yang bersiap diri, dan tak kalah bagi mereka para pengusaha; mereka mendapat keuntungan berlipat-lipat di bulan ini..🙂

10547378_733771766685304_7037539757809075592_o

tidur

ss

Puasa ramadhan itu adalah sebuah rutinitas yang berulang. Harusnya di tiap-tiap lingkungan mulai diatur lagi, gitu. Kalau toh memang sudah ada grup yang bertugas membangunkan sahur, cobalah dilakukan dengan penuh empati. Tidak perlu jor-joran nyaringnya, wong kalau sudah niat untuk berpuasa di malam harinya, respon tubuh ini akan bekerja secara alamiah dan bangun dengan sendirinya di waktu sahur.

Marilah kita jaga bulan yang suci ini dengan saling menghargai, karena bukan hanya umat muslim yang tinggal di negara ini.
Atau mungkin kita memang penyuka keberisikan.. manusia-manusia yang takut dan phobia dengan kesunyian. kalau itu yang terjadi ya sudahlah, apa mau dikata.

13423908_1693732594222368_3319300526029539499_n

13438974_10201842962273495_9054174861121000783_n

 

Berpuasa tapi tak shalat

Ada seorang teman yg berkata, drpd puasa tidak salat mending aj buka . aduhai, mudahnya orang berkata tanpa ilmu. Pdhl menurut jumhur ulama, seorang yg meninggalkan sholat itu dihukumi fasik bukan kafir, selagi ia masih meyakini agamanya. Alloh Swt tidak akan menyia-nyiakan amal orang yg beramal tidak pula menzalimi meski sebiji atom.
Alzalzalah 7-8
Orang yg meninggalkan shalat itu mendapat dosa karena meninggalkannya, dan ia tetap mendapat pahala atas puasa yang dikerjakannya. Sanksi meninggalkan suatu kewajiban, tidak menghilangkan ganjaran menunaikan kewajiban yg lain. Hal ini berlaku pula bagi mereka yg mereka yg berderma, tp meinggalkan sholat, atau berhijab tapi belum sempurna.
Al anibya, 47.
Jika kita memandangnya dari sisi tarbiah, apa manfaatnya MENGATAKAN bahwa puasa atau tidak sama saja bagimu, engkau tidak mendapatkan pahala dengan puasamu? Hal ini justru mendorong ia meninggalkan puasa sebagaimana mereka meninggalkan sholat. Dengan ini terputuslah BENANG TERAKHIR yang memhubungkannya dengan agama, yakni kewajiban ibadah. Bahkan boleh jadi sikap inilah yang akan membuat ia menjauh dari agama tanpa pernah kembali lagi.
Simaklah, begitu banyak hal hari ini yang berusaha menghalangi seseorang dari kewajiban shalat 5 waktu, dari mulai mushola yang terlalu kecil yang letaknya dibasement parkir gedung/toko, waktu istirahat yang sempit, hingga pemilik yang melarang jum’atan karena banyak kiriman barang dikala itu sedang sang buruh terikat hutang berlipat-lipat yang tak kunjung selesai kepada sang majikan. Kita seharusnya bersikap empati dan mencari solusi. Alloh mungkin mengampuni seseorang bila ibadahnya kurang, namun ia tak akan mengampuni jika keimanannya kurang atau hilang (musyrik, murtad).

Sesuatu yg lebih utama dan bermanfaat  adalah, kita Katakan kepadanya semoga Allah memberimu pahala atas puasamu, namun engkau harus menyempurnakan Islam dengan sesuatu yang lebih agung dari puasa, yaitu shalat. Engkau lapar, dahaga dan menahan syahwat untuk mencari ridha Allah, namun engkau bermalasan, tidak berkeinginan untuk rukuk dan sujud bersama mereka yang juga karena Allah semata?
Begitulah, kita berusaha mempertahankan tali terakhir yang memhubungkannya dengan agama ini, meski hanya sebulan dalam setahun, adalah lebih baik dari pada memutuskannya tanpa ganti. Ibarat buta mata sebelah masih lebih baik daripada buta keduanya.
(Yusuf qardhawi, Dr.,fiqhus shiyam, 2001, Era Intermedia, Solo _ dengan beberapa alih bahasa).

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 76 pengikut lainnya