Ibu Sri Sariningdyah, Multipy Indonesian Staff

Dunia maya dan dunia nyata hanya dibatasi tabir tipis. Mulanya sekadar iseng curhat di media maya, malah ketemu teman beneran, atau jodoh. Bahkan ada yang berlanjut menemukan bisnis yang disukai, menemukan semangat menulis sampai menerbitkan buku, atau bahkan membuat komunitas sendiri karena bertemu orang2 yang sama hobi dan interest-nya. Itulah secuil kisah manis yang banyak dialami komunitas blogger, termasuk komunitas blogger Multiply Indonesia.

Image

Untuk diketahui, komunitas blogger Multiply Indonesia ini sudah berdiri 8 tahun, sejak dibukanya layanan blog engine Multiply tahun 2004 yang dahulu head office-nya di Amerika, tapi sekarang sudah pindah ke Jakarta, Indonesia. Kepindahan head office ini tentunya berkaitan erat dengan fokus Multiply yang berubah ke e-commerce. Para pengguna Multiply banyak yang mendukung usaha ini termasuk para blogger, karena selain Multiply bisa ekspansi usaha yang mendukung e-commerce, hasilnya tentu bisa dinikmati para blogger dengan harapan Muultiply bisa terus mempertahankan fitur blogging-nya. Maka sejak tahun 2011 Multiply resmi menjadi tempat para online seller berjualan, berdampingan dengan para blogger yang sudah terlebih dahulu menjalin komunitasnya.

Sejak awal didirikan, komunitas blogger Multiply Indonesia yang berisi pengguna multiply yang tadinya tercerai-berai di seluruh penjuru nusantara, akhirnya bertemu secara online dan nyata, melakukan kegiatan hampir seluruhnya bertema sosial. Tekad komunitas ini, kopi darat yang dilakukan harus berguna bagi sesama, maka bakti sosial yang dipilih untuk tema setiap kali bertatap muka. Maka, sejak tahun 2005 hingga kini sudah 50 kali lebih bakti sosial yang digelar di seluruh penjuru daerah. Bahkan komunitas ini juga banyak membuat buku bersama yang dananya untuk bakti sosial. Para blogger di Multiply juga ini terdiri dari para penulis terkenal, para ibu rumah tangga yang menginspirasi, para mahasiswa yang sedang membuat tugas akhir, para CEO perusahaan terkenal, fotografer, desainer, foto model, pejabat pusat dan daerah, artis, mantan gubernur, gubernur, mantan menteri, dan masih banyak lagi orang hebat lain yang saling bertemu dengan berbagai profesi, bahkan menteri juga bisa ditemui oleh banyak pengguna Multiply akibat aktivitas ‘ngeblog ini.

Hubungan blogger dan seller di Multiply tergolong bagus, karena mereka saling membutuhkan, namun ternyata tidak dengan perusahaan penyedia blog engine tempat mereka bernaung. Hal ini dipicu oleh berbagai permasalahan selama setahun terakhir, antara perusahaan Multiply dengan para penggunanya, terutama blogger. Dan sejak tanggal 7 Agustus 2012 adalah puncak masalah yang terjadi, dengan diumumkannya rencana Stefan Magdalinski sebagai CEO Multiply mengusir paksa para blogger dari Multiply, karena fokus e-commerce mereka akan ditingkatkan lagi. Jadi, di masa depan hanya online seller yang bisa menggunakan fasilitas di Multiply. Bagaimana dengan nasib blogger? Bisa tebak, mereka didepak dari Multiply yang telah dibesarkan oleh komunitas blogger itu sendiri.

Apakah mereka para pengguna Multiply sebagai blogger menerima pengusiran ini?

Apa saja yang sudah dilakukan dan rencana para blogger menanggapi pernyataan CEO Multiply?

Apakah online seller di Multiply senang dengan situasi ini?

Ikuti wawancara dengan para blogger dan online seller Multiply di:

103.4 DFM Jakarta

Acara: Wawancara Seputar Pengusiran Blogger

Tanggal: Jumat 10 Agustus 2012 – 17.00-18.00

Host: Abdel Achrian & Marcy Sahulata

Twitter: @JakartaSoreDFM@abdelachrian@marcysahulata @1034dfmjakarta

Streaming: http://www.radiodfm.com

Nasumber: Blogger & Seller Multiply, salah satunya: Agung Nugroho

mbot.multiply.com, @mbot

………………………………………….

Bagi yang belum sempat menyimak, simak hasil wawancaranya di : http://mbot.wordpress.com/2012/08/14/siaran-radio-pengusiran-blogger-multiply-dfm/

Iklan