Teori mesin waktu menurut John Titor

1. Apapun yang saya lakukan dengan pergi ke masa silam tidak akan merubah masa depan saya, karena kita hidup di dimensi yg berbeda. Jadi menurut dia bahwa masa depan adalah keputusan. apa pun keputusan yg dibuat, di masa depan sudah ada jawaban nya.
(jadi menurut dia teori time paradox itu salah dan tidak terbukti).

2. Mesin waktu bentuknya panjang seperti box amunisi dengan beban mencapai 500kg. Dia harus menaruh alat itu didalam mobil dengan suspensi yang kuat, dan jika dinyalakan akan terbentuk suatu black hole kecil yang mirip dengan donut. Disaat itulah semua akan terhisap kedalam black hole itu termasuk mobilnya menuju ketempat tujuan dalam proses perjalanan akan sangat panas, sulit untuk bernafas, dan jika tujuan anda nanti ternyata ada benda atau tembok yang menghalangi kehadiran anda di titik point yang sama maka otomatis mesin waktu akan switch off. jadi anda tidak pindah dari 1 titik ke titik yg lain, tapi anda pindah ke dimensi yg lain.

3. Hukum fisika Kuantum Everett-Wheeler adalah teori yang benar untuk mesin waktu. Model ini juga bisa disebut “Many-Worlds Interpretation” atau dengan kata lain banyak hasil kemungkinan yang akan terjadi dimasa depan berdasarkan keputusan saat ini. Contoh nya, jika saya kembali ke tahun 1975 untuk membunuh kakek saya, lalu saya kembali ke 2036, saya akan tetap eksis, begitupun orang tua saya. tetapi di dimensi tahun 1975 dan masa depan nya saya dan orangtua saya tidak eksis. ini lah yg disebut many worlds interpretation. (sedikit mirip dengan teori time paradox)

 
Saya tak mau membahasnya berkepanjangan, karena bagi saya semua itu tidak mungkin.
Harus dibedakan pengertian ilmu dengan sains. Sains tidak sama dengan ilmu, sains hanya setetes kecil saja dari lautan ilmu yang amat luas. Jika kita menjadikan sains sebagai satu2nya jalan menuju kebenaran kita pasti akan tersesat. Maka dari itu kita harus selalu kembali kepada Allah sebagai sumber segala ilmu. Apa yang diberitakan Allah lewat Rasul-Nya pastilah benar. Memang banyak hasil penelitian dari barat yang membuktikan kebenaran Islam,namun mengulangi waktu yang tlah berlalu rasanya tidak mungkin !

Tapi ada satu peristiwa yang paling cocok disebut Time Travel dari semua cerita yang ada, peristiwa itu adalah ‘Isra Mi’raj’. Secara istilah, Isra berjalan di waktu malam hari, sedangkan Miraj adalah alat (tangga) untuk naik. Isra mempunyai pengertian perjalanan Nabi Muhammad saw pada waktu malam hari dari Masjid Al Haram Mekkah ke Masjid Al Aqsha Palestina. Miraj adalah kelanjutan perjalanan Nabi Muhammad saw dari Masjid Al Aqsha ke langit sampai di Sidratul Muntaha dan langit tertinggi tenpat Nabi Muhammad saw bertemu dengan Allah swt. Isra’ Miraj adalah kisah perjalanan Nabi Muhammad ke langit ke tujuh dalam waktu semalam. Prosesi sejarah perjalanan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad termaktub dalam QS. 17.Al-Isra’ :1 yang berbunyi

“ Maha suci Allah yang menjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang Kami berkahi sekelilingnya agar Kami memperlihatkan kepadanya sebahagian tanda-tanda (kebesaran) Kami..”

Bila kita lihat dalam kajian ilmiah, maka kita akan mengenal Teori Relatifitas sebagai teori yang mendukung terjadinya peristiwa ini. Diantara keduanya terdapat faktor persamaan, antara lain:

• Keduanya membahas perihal perjalanan atau journey dari Bumi ke luar angkasa lalu kembali ke Bumi.
• Keduanya membahas penggunaan faktor “Speed” atau “kecepatan” tinggi didalam pemberitaannya
• Konsep mengenai perpisahan antara dua manusia (atau lebih) digunakan sebagai bahan pokok atau object pembahasan didalam kedua cerita.

Dalam Isra Miraj, Rasulullah meninggalkan kaumnya di bumi untuk bepergian ke ke Majidil Aqsha lalu ke Langit ketujuh, dalam kasus teori relativitas menceritakan tentang dua saudara kembar A dan B, dimana saudara kembar B bepergian keluar angkasa.

Sampai disini dari hal hal tersebut diatas, kita sudah dapat mengambil kesimpulan secara gamblang, bahwa peristiwa Isra Miraj adalah benar. Bagaimana mungkin seorang manusia yang ummi 14 Abad yang silam dapat membuat sebuah cerita atau teori yang dapat dibuktikan didalam abad ke 20 dengan sedemikian detailnya. Dengan kata lain tidak mungkin Rasulullah SAW mencontoh teori Albert Einstein yang lahir sesudahnya (?).
( Tinjau link berikut :https://docs.google.com/document/d/1WVwVDOhPT_uRRpajfXpcobKtsrz28K7NE6yI_Brf0CA/ )

Sebuah tafsiran ilmiah menjelaskan bahwa perjalanan Nabi dalam Isra’ mi’raj tidak dibawa oleh malaikat. Itu yang ditegaskan pada ayat tersebut “Maha Penggeraklah Yang telah menjalankan hamba-Nya pada satu malam saja.”
Momen memahami SUBHAANA ini sangat penting untuk kekuatan iman dan taqwa.

Berikut rinciannya :
img168

img169

img171

img170

Akibat Nol dari Kecepatan Maha Dahsyat
Dalam jarak sejauh itu 50 x 10 pangkat 58 tahun cahaya : N : 500.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000
000.000.000.000.000.000.000.000. Tahun cahaya Malaikat akan berjalan selama
10.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000
000.000.000.000.000.000.000.000. Tahun
Kalau perjalanan itu bolak balik. harus dikali 2.
Tetapi kalau dari langit ke 2 ke langit ke 7 harus
Bolak balik sebanyak 10 kali, maka ia harus :
Misalkan jarak itu N dan jarak bumi ke L2 = a
Maka jaraknya = (N-a)x 10 + 2a = ION – 10a + 2a = ION-8a.
Bilangan 8a adalah bilangan sangat kecil dibanding ION. Sedangkan ION hanya dengan menambah satu nol pada N.
*
Jarak ke langit ke 2 = a = 50.000 tahun cahaya. Maka 8a = 400.000 tahun cahaya.
10 N 5.000.000.000.00&.000.000.000.000.000.000.000.000 000.000.000.000.000.000.000.000. Tahun cahaya
Jadi 10 N – 8a = J =
(5.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000.000 000.000.000.000.000.000.000.000 – 400.000) Tahun cahaya
Katakanlah Nabi berangkat pada jam 7 malam dan kembali jam 5 pagi. jadi ada sekitar 10 jam = t
Dalam waktu t dan jarak .! scpcrti di atas. kecepatan pcrjalanan Sudah tidak dapat dibayangkan.
Bagaimana ada sesak nafas ? Kecepatan sebesar itu tidak mengakibatkan seseorang sesak nafas maupun punggungnya merasa berat ketika dalam perjalanan. Baqaimana itu ?
*
Misal anda bernafas satu kali dalam 1 detik. Dan kemampuan manusia menahan nafas rata-rata 19 detik
Kalau anda meliwati terowongan ini dengan Keccpatan VI. dimana anda pcrlu menahan nafas selama 20 detik. maka anda mengalami sesak nafas selama 1 detik.
Kalau kecepatan ditambah. V2* dimana anda pcrlu menahan nafas l9 detik. maka kita katakan “Pas” saya tidak mengalami scsak nafas. Karena 19 detik adalah kemampuan saya menahan nafas.
Kalau kcccpatan ditambah lagi. V3. dimana anda pcrlu menahan nafas hanya I detik. yaitu sama dengan kecepatan jantung anda. Maka anda mengalakan “saya tidak menahan nafas”.

Bagaimana kalau kecepatan Vx itu besar sekali, sehingga Terowongan anda lewati dalam waktu sepersejuta detik ?.
Kalau jantung bisa bicara “Saya belum berdenyut antum sudah sampai”
*
Kesimpulan:
Kecepatan yang maha dahsyat seperti peristiwa Isra’ mi’raj tidak berlaku gejala sesak nafas maupun terberat di punggung, sebab ia telah sampai sebelum jantung berdetak. Ia telah’sampai sebelum gaya gravitasi
bereaksi.
ltu barangkali yang disebut pada surat Al-lnsyirah. bahwa dalam perjalanan yang maha dahsyat, efek sesak di dada hilang dan efek terberat dipunggung jadi nol.
*
Harga Pendekatan.
Memahami kcccpatan maha dahsvat pada pcristiwa Isra* mi’raj. di dalam Al-Quran dibcri harga pcndekatannya.
Ambil perumpamaan jarak Lembah Semut ke Nageri Saba* Pada /aman Nabi Sulaiman itu sekilar 60 km.
•Arsy Ratu Saba* yang terbuat dari batu dipindah oleh orang yang di sisinya ada ilmu dari Kitab.
litik pandang manusia itu paling dekat secara efektif 30 cm. Jadi bolak balik 60 cm. Itu adalah kecepatan cahaya
Jadi pcmindahan itu scjauh 60 km Icbih cepat dari
Pcrjalanan cahaya sejauh 60 cm.
Artinya apa ?
1 km = 1000 m = 100.000 cm. kemh
Jadi kecepatan pemindahan “Arsy Ratu Saba” 100.000 kali lcbih cepat dari kecepatan cahaya.

” berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. ( An Naml, 40 )

Demikianlah tinjauan ilmiah mengenai Isra Mi’raj lewat kacamata Matematika Al Qur’an, semoga membawa manfaat. Wallohul musta’aan.

NS :
doddy_sm@telkom.net
Pusat Study Islam & Kepurbakalaan
Taman Alfa Indah – Jakarta


Ada yang mau koreksi atau menambah ?

 
 
   
Iklan