Berkaitan dengan ibadah puasa yang telah sebulan lalu kita jalani, ada yang menarik tentang ayat Al Quran mengenainya, tepatnya ayat 188 surat Al Baqarah yang berbunyi:

وَلَا تَأْكُلُوا أَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوا بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوا فَرِيقًا مِنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالْإِثْمِ وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

walaa ta/kuluu amwaalakum baynakum bialbaathili watudluu bihaa ilaa alhukkaami lita/kuluu fariiqan min amwaali alnnaasi bial-itsmi wa-antum ta’lamuuna

“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim, supaya kamu dapat memakan sebahagian daripada harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui.”

Apa kaitannya ayat ini diletakkan setelah ayat-ayat tentang puasa?

Patutlah diingat bahwa diantara cara menafsirkan AlQuran adalah meninjau korelasi antara ayat sebelumnya dan ayat sesudahnya, agar kita paham bahwa Alqur’an itu merupakan satu kesatuan firman yang saling menjelaskan.

Diantara tujuan disyariatkannya puasa adalah melatih keikhlasan dan kejujuran.. karena tidak ada yang tahu puasa seseorang kecuali antara dirinya dan Tuhan . Maka seseorang telah menjalani puasa dengan sebenar-sebenarnya, maka tak kan berani bertindak dusta,meski secara hukum ia bisa mengelabui manusia. Bukankah saat berpuasa ia tak berani menyantap makanan yang ada padahal itu sudah jelas miliknya. Itulah kejujuran yang paling utama; jujur pada diri sendiri..jujur karena merasa diawasi Tuhan semesta alam.

Begitu banyak masalah sosial yang diakibatkan oleh sikap dusta; sengketa lahan, berebut warisan, penggelapan anggaran, mark up , suap, dsb. Namun kita juga jangan hanya melihat tindakan penggelapan/ korupsi dalam hal besar saja, kalau mau jujur tindakan kecil pun tetap saja dikatakan korupsi ; terlambat datang ke sekolah/kerja, nilep/ mark up bayaran sekolah, laporan DKM yang tak jelas, maupun mendata diri sebagai keluarga tak mampu untuk mendapatkan kartu GAKIN atau kwh listrik.

Bangsa Indonesia, 90 % penduduknya muslim. Patut ditunggu apakah perubahan yang terjadi di bulan ini setelah menjalani ibadah puasa sebulan kemarin.

Billah, attaufik wal hidayah.

Walaa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Iklan