Category: Kesehatan


 

shumuu...

Patut diketahui bahwa makanan membutuhkan waktu 4 jam untuk dicerna perut dan 4 jam untuk disebar keseluruh tubuh. Maka logislah bila kita tak bisa makan secara terus menerus. Namun saripati makanan tersebut tidak disebarkan seluruhnya pada saat itu, disisakan 20% di hati dan otot sebagai cadangan.PERTANYAANNYA kapankah cadangan energi tersebut digunakan?
Sebagaimana kita ketahui, hati adalah pusat rasa dan kehendak manusia yg mengekang pusat gerak tubuh;otak. Ketika kita sudah berniat untuk puasa, maka otak pun berhenti dari memikirkan makanan dan ini dipatuhi oleh seluruh tubuh. Namun kekuatan manusia baik fisik maupun ruh ada batasnya. Ketika tubuh mencapai kelelahan yang sangat, kontrol ‘emosi/niat’ terlepas dan tubuh pun tergerak sendiri untuk mencari kebutuhan energi dan mereka mendapatinya dari hati dan otot . itulah mengapa ketika pukul 2 siang kita merasa begitu lemas hingga tertidur, saat terbangun menjadi segar kembali. HEBATNYA lagi zat yang dirubah menjadi energi tersebut adalah zat-zat berlebih dari gula darah, purin dan lemak sehingga orang yang berpuasa tidak mengalami istilah over lagi. Disinilah agama membuktikan kebenarannya “SHUUMU, TASHIHU.. berpuasalah, niscaya kalian sehat “

(Ceramah dr. Nunu, mesjid Agung Wanaraja – Garut. Mohon koreksi bila tersalah).

# hari 20 ramadhan

Iklan

Sekilas tentang Tipes

-Sederhananya, ia adalah bakteri yang menginfeksi saluran usus sehingga membuat penderita lemas karena makanan tidak dicerna dengan baik, juga terserang demam yang tinggi karena lepas memasuki aliran darah.

– Bakteri penyebab tipes dikenal dengan nama Salmonella Typhi yang bisa masuk lewat pencernaan melalui berbagai kegiatan seperti misal minum air keran (air mentah), makan-makanan yang kurang bersih, keracunan makanan dll.

– sebagian kuman memang bisa dimusnahkan oleh asam lambung, tetapi sebagian lagi masuk ke usus halus bagian distal dan mencapai jaringan limpoid. Di tempat inilah kuman berkembang biak, lalu masuk ke aliran darah dan mencapai sel-sel retikuloendotelial. Sel-sel retikuloendotelial ini kemudian melepaskan kuman ke dalam sirkulasi darah dan menimbulkan bakterimia, kuman selanjutnya masuk limpa, usus halus dan kandung empedu.

Bakteri Salmonela

– Ciri utama penderita adalah lemas, tidak nafsu makan, & demam tinggi hinggga mengigau.

– yang unik dari sakit types adalah penderita merasa baik-baik saja di pagi hari, namun mendadak demam tinggi ketika memasuki sore dan malam hari.

– Problem utama types adalah penderita butuh nutrisi/ obat, tapi alat pencernaannya rusak.Disinilah Tipes menjadi cukup berbahaya, karena dapat menggerogoti berat badan anda.

– Maka, pertolongan pertama yang diutamakan adalah banyak mengkonsumsi air putih, & memberi obat tradisional seperti yang sudah trend; Sup Cacing Tanah/ Air Kelapa Muda / Tripang/ Sari Kurma/ lain-lain yang anda yakini.

– Saat ini ada Cacing Tanah yang sudah diekstrak dalam bentuk kapsul. Karena kita butuh langkah cepat, keluarkan saja ekstrak tersebut dari kapsulnya, tuangkan pada segelas air hangat.

– perbanyak minum air

– lalu sering mengkompres di bagian leher, perut, & pergelangan tangan kaki. Boleh jg dengan terapi wudhu.
– Untuk Kompresan bisa dengan air, bisa juga dengan campuran Minyak Kelapa (2 Sdt), Bawang Merah (1 siung), Jeruk Nipis (1 bh), & Minyak Kayu Putih (3-5 tts)

– Pantangan sementara bagi penderita Types: Makanan yang terlalu dingin/ panas (meski bubur sekalipun), goreng2an,buah2an (masih dlm perdebatan), makanan yang terlalu keras, dan yang pedas-pedas.

– Demikian, semoga bermanfaat.