Tag Archive: Akhir tahun


Renungan Akhir Tahunku

Mengevaluasi kinerja pribadi itu mudah, banyak contohnya
Mengevaluasi kinerja perusahaan juga mudah, banyak contohnya
Mempelajari gaya hidup orang lain juga mudah, banyak contohnya
Mempelajari kemajuaan usaha orang lain  juga mudah, banyak contohnya
bahkan meniru kemajuan bangsa lain juga mudah, banyak contohnya.

Andai umurku begitu panjang,niscaya kupelajari pula cara membuat kapal tuk kita pergi ke bulan
Sayangnya umur itu terlalu pendek untuk mempelajari segala hal, dan dunia juga bukan tempat yang abadi tuk mewujudkan semua mimpi..

Maka yang susah itu mengevaluasi KEMATIAN; sesuatu yang tak ada contoh selain permulaanya, setelah itu kita tak tahu cerita apa setelahnya. Adakah bahagia di alam penantian sana, ataukah menderita karena disiksa setiap harinya.
Sungguh tak bisa kita lihat, sungguh tak bisa dipelajari, sungguh tak bisa dievaluasi.

Yang bisa kita lakukan hanyalah percaya bahwa kita semua kan mengalami,
dan percaya akan semua janji Sang Pemilik Mati..
bahwa Dia akan membalas segala perbuatan kita selama di dunia ini tanpa ada yang terlewat dan tersisa
Siapa banyak berbuat baik akan berakhir bahagia, dan siapa banyak berbuat jahat akan berakhir celaka.

Semua kembali kepada kita.

===================

Bila Tiba

by :  Ungu

Saat tiba nafas tiba diujung hela

Mata tinggi tak sanggup bicara

Mulut terkunci tanpa suara

Bila tiba saat berganti dunia

Alam yang sangat jauh berbeda

Siapkah kita menjawab semua pertanyaan

Bila nafas akhir berhenti sudah

Jantung hati pun tak berdaya

Hanya menangis tanpa suara

Mati, tak bisa untuk kau hindari

Tak mungkin bisa engkau lari

Ajalmu pasti menghampiri

Mati, tinggal menunggu saat nanti

Kemana kita bisa lari

Kita pasti kan mengalami mati

Mati, tak bisa untuk kau hindari

Tak mungkin bisa engkau lari

Ajalmu pasti menghampiri

Mati, tinggal menunggu saat nanti

Kemana kita bisa lari

Kita pasti kan mengalami mati

_________________________
Ungu – Bila Tiba ( Ost. Sang Kiai )

 

*

Iklan

K-13 distop

Sesungguhnya ada harapan yang besar terhadap penerapan Kurikulum 2013. Yakni, peningkatan kualitas peserta didik dengan lebih banyak memancing kreativitas anak dengan semua mata pelajaran berkontribusi pada semua ranah kompetensi, materi, dan proses diturunkan dari sebuah produk yang mengantarkan peserta didik agar lebih dapat berkarya dengan tidak hanya melakukan penekanan pada hasil, tetapi juga penekanan pada keselarasan rencana kegiatan, penilaian proses, dan hasil secara utuh.

Kurikulum 2013 juga menggunakan materi populer sebagai konteks sehingga informasi yang dibahas lebih up to date.

Namun, harapan tersebut tidak diimbangi dengan komponen-komponen penunjang kurikulum dengan baik. Mulai dari sosialisasi konsep kurikulum yang dirasakan kurang bagi sekolah sehingga masih banyak sekolah yang menerapkan Kurikulum 2013, tetapi metode pengajaran guru-gurunya masih menggunakan Kurikulum 2006.

Hal ini karena sosialisasi kurikulum terlalu dipaksakan, terlebih lagi dari pembelajarannya. Hal itu disebabkan guru lebih disibukkan dengan proses penilaian  daripada proses mengajar.

Kondisi tersebut kemudian diperburuk lagi dengan ketersediaan buku yang kurang. Hingga Juli 2014, hanya tiga buku yang siap digunakan, yakni bahasa Indonesia, matematika, dan sejarah. Dengan kondisi seperti ini akan mempersulit penerapan sebuah kurikulum.

Buku merupakan salah satu sumber belajar. Hal inilah yang selalu menjadi banyak pertanyaan orang tua siswa selain membaca hasil laporan belajar siswa yang amat rumit dan sulit dipahami karena adanya konversi nilai.

Opini

Bagi yang tidak siap, K-13 hanya akan menjadi bomerang bagi generasi bangsa. Kurikulum sudah keluar dari rel kebangsaan.  pendidikan di Indonesia hanya memikirkan seberapa bagus nilai pelajaran yang didapatkan di sekolah dan berapa banyak yang lulus. Namun, mereka melupakan hal terpenting dasar dari pendidikan anak yaitu ahlak dan pembentukan karakter.

“Jika dibiarkan akan berbahaya untuk masa depan mereka, bisa saja guru mengajar di depan kelas sedangkan anak tidur di belakang ataupun melakukan hal yang tidak-tidak seperti berbuat mesum di kelas,”

Ingatlah, bila salah satu acuan adalah Pendidikan karakter, maka ia memerlukan keteladanan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus bisa memberi teladan.

Bila ingin melahirkan orang yang tidak korupsi, harus dimulai dari pendidikan yang tidak korupsi. Jangan ada korupsi di dunia pendidikan. “Kalau untuk pelatihan guru saja dikorupsi, bagaimana guru bisa mengajarkan muridnya untuk tidak korupsi?”

BBM TURUN

Pemerintah mengumumkan harga baru untuk BBM bersubsidi per 1 Januari 2015 nanti. Harga premium akan dipatok Rp 7.600, solar Rp 7.250 dan minyak tanah tetap Rp 2.500. Dengan perubahan ini, harga BBM bersubsidi dipastikan turun dibanding harga sekarang.

Beberapa waktu lalu, pemerintah justru menaikkan harga BBM saat harga minyak mentah dunia turun sekitar 45 dolar AS per barel, dari 105 dolar menjadi 60 dolar AS per barel. Sementara penurunan harga BBM saat ini justru terjadi saat harga minyak dunia hanya turun sekitar 7 dolar AS per barel dari 60 dolar menjadi 53 dolar per barel.

“Justifikasi pemerintah terhadap harga BBM yang dulu dengan sekarang tidak konsisten,” Ujar Ketua Komisi VII DPR, Kardaya Warnika (Fraksi Partai Demokrat)

Kardaya menambahkan, harusnya pemerintah juga menurunkan harga BBM saat harga minyak mentah dunia sedang turun. Terlebih harga minyak mentah dunia turun sangat banyak dibanding penurunan kali ini yang hanya 7 dolar AS per barel. Namun, pemerintah justru menaikkan harga BBM ketika harga minyak turun drastis.

Penurunan harga BBM bersubsidi mulai pukul 00.00 WIB nanti memang akan membuat masyarakat kembali senang. Kalau pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi saat harga minyak dunia turun untuk membiayai program lainnya, kata dia, bisa jadi ketika menurunkan harga BBM ini pemerintah sudah tidak butuh dana lagi dari subsidi BBM.

“Kalau harga BBM sekarang sudah diturunkan, berarti pemerintah sekarang tidak butuh dana kan?,” kata dia.

Sedang menurut mantan Menteri Koordinator Ekonomi Kwik Kian Gie menilai pemerintah sengaja mengkambinghitamkan subsidi BBM  sebagai penyebab twin defisit neraca Indonesia.

“Pemerintah dikatakan merugi ketika harus nombok. Kenyataannya dengan menjual Rp 8.500 per liter, pemerintah masih untung besar,” .

Berdasarkan hasil rata-rata harga minyak mentah dunia USD80 bbl. Jika di kurs kan ke rupiah, 1 barel setara dengan 159 liter maka per liternya di harga Rp6.086 dengan kurs Rp12.100.

Biaya untuk mengangkat minyak dari perut bumi (lifting) ditambah biaya pengilangan (refinering) ditambah lagi dengan biaya transportasi rata-rata ke semua pompa bensin adalah USD24,1 per barel (laman ESDM) atau jika dalam rupiah 24,1:159 x 12.100= Rp1.834 per liter. “Jadi Pemerintah kalau impor dari minyak mentah dunia untung Rp580,” ujarnya.

Namun jika berpijak pada harga MOPS di Singapura, harga rata-rata FOB Singapura USD88,80 bbl, Ongkos Angkut USD1,00 bbl, Harga CNF Jakarta USD89,80 bbl atau setara Rp6.833,84 per liter.

Selain itu ada biaya distribusi sebesar Rp 600 per liter sehingga biaya hingga ke SPBU Rp7.433,84 per liter. Pemerintah juga mengenakan Pajak PPN, PBBKB (15%) sebesar Rp 1.115,08 per liter sedangkan pemerintah menjual BBM di SPBU Rp8.548,91 per liter.

Dari perhitungan tersebut, harga BBM jenis Premium tidak disubsidi lagi, bahkan pemerintah mendapatkan keuntungan sebesar Rp1.115,08 dari pajak PPN dan PBBKB yang dibayar oleh rakyat.

**

Reff :

http://www.republika.co.id/berita/koran/didaktika/14/12/20/ngthx06-guru-menulis-k13-antara-harapan-dan-realita
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/14/12/08/ng9k11-ustaz-fadlan-kurikulum-di-indonesia-keluar-dari-rel-kebangsaan
http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/14/12/31/nhg1zr-demokrat-pemerintah-tak-konsisten-soal-harga-bbm
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/makro/14/11/25/nflodd-kwik-kian-gie-naikan-bbm-pemerintah-untung-besar

2014 in review; My WordPress

Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2014 untuk blog ini.

Berikut ini kutipannya:

Kereta bawah tanah New York City mengangkut 1.200 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 6.300 kali di 2014. Jika itu adalah kereta bawah tanah NYC, dibutuhkan sekitar 5 perjalanan untuk mengangkut orang sebanyak itu.

Klik di sini untuk melihat laporan lengkap.

2012-Ku; April Kelabu, Desember Gulita

2 April 2012,

Guru ku, salah satu ulama besar pertama yang pernah yang aku pernah belajar padanya, meninggal dunia. Berat terasa mendengar kepergiannya. Bagiku, juga bagi masyarakat disini umumnya. Selama ini beliau dikenal sebagai ‘tiang’ berdirinya Islam di Priangan Timur, khususnya Garut dan Wanaraja, lewat perjuangannya di Majlis Ta’lim, Pondok Pesantren, Lembaga Pemerintahan (DPR), juga ketahanan masyarakat lewat konsep NKRI-Islamis yang ditinggalkan pendahulunya, KH Yusuf Tauzirie. Tiada kata terucap selain mengutip sebuah nasehat :

“ Maotul amri fitnatun , mawaotul ulama dzulmatun .. Matinya penguasa adalah fitnah ( benih kekacauan ), dan matinya ulama adalah kegelapan ( tiada penunjuk ) ”

IMG0811A

7 April 2012,

kakak ku dan Anaknya yang kedua mesti di rawat di Rumah Sakit Umum-Garut. Meski sehari-hari ia bekerja disana, justru baru kali ini ia menjalani rawat inap dalam kurun hampir 13 tahun. Mungkin ini akumulasi dari akibat jadwal kerjanya yang padat, dan jam makannya yang tak teratur; HERNIA AKUT !

Namun, yang membuatku panik adalah saat sebelum ia berangkat ke RSU,  sore itu , saat ia meminta  untuk diantar, mukanya begitu pucat, kaki tangannya begitu dingin, berkali-kali ia mengucap syahadat seolah-olah nafasnya akan berakhir. Aku tertegun, belum genap seminggu aku kehilangan guruku, apakah hari ini aku akan kehilangan pula saudara kandungku ?

Terbayang..  awal mei 2010, kakak berinisiatif membuka usaha Warnet di salah satu bagian depan rumahnya, dan aku diminta untuk menjaga dan mengelola. Jujur sebagai orang yang hanya mengeyam pendidikan SMA, plus  Pondok Pesantren 3 tahun, aku sama sekali tak punya kecakapan utnuk menjalani pekerjaan seperti itu. Namun kakak selalu memotivasi, dan menjamin akan mengajariku dengan tekun mengenai pengelolan warnet. Mungkin dari sinilah penyakitnya bermula; siang kerja rutin s/d  jam 4 sore, malam mengajariku, bahkan mereparasi PC atau perangkat warnet yang rusak. Menyesal.. dan menyesal … aku merasa begitu lambat dalam memahami pelajaran yang ia berikan, merasa kurang gigih dalam bekerja, juga kurang memiliki inisiatif untuk belajar sendiri.

Tiba-tiba , dari ruang lain terdengar tangisan ; si bungsu, 3 tahun, anaknya yang kedua badannya panas, dan masalah semakin menjadi karena ia tak mau makan maupun diberi obat apa pun.. rupanya ada semacam luka di tenggorokannya ( dalam istilah sunda ; cenang ) dan ini membuatnya  merasa sakit untuk menelan apapun, tiada kata lain : RAWAT INAP !. Maka, jadilah hari itu hari yang mengharukan nan menyedihkan. Warnet tutup 6 hari, dan aku menemani mereka di RSU.

11 April 2012,

berjumpa seorang kawan lama di RSU, membawa kabar duka; salah satu tokoh pergerakan di Garut, Ir. H. Ayub Affandi meninggal dunia. Terasa bagai petir di siang hari, ku terima kembali kabar duka. Beliau adalah salah seorang tokoh pergerakan yang aktif memerangi tindak korupsi di daerah kami, lewat perjuangannya di Ormas Laskar AMPERA 66 yang turut andil memakzulkan Bupati Garut terpilih sebelumnya; AGUS SUPRIYADI. Beliau juga keturunan salah satu tokoh Masyumi Garut; H. Mukhtar. Tak hanya itu, beliau juga aktif membina masyarakat setempat ( Desa Sukaregang ) dengan mengurus Mesjid peninggalan kakaknya yang rutin diadakan majlis Talim tiap jum’at shubuh, dengan Kajian Kitab Bulughul Maram, yang diikuti masyarakat setempat, para ustadz, juga para pengusaha. Lewat ormas itulah aku berkenalan dengan beliau, dan di mesjid itulah aku ditugaskan sebagai salah seorang marabot ( petugas mesjid ) setelah sebelumnya berhenti dari kepengurusan sebuah Panti Asuhan , dan tak punya uang untuk menyewa tempat kos  ( sudah 2 tahun aku tak tinggal di rumah, dan bertekad mandiri dengan penghasilan secukupnya )

IMG1004A

Sedih, dan sedih .. lebih menyedihkan karena aku tak mampu menyaksikan pemakamannya karena mesti menunggu kakak dan keponakanku di sini.

26 April 2012,

mendung di Garut nampaknya belum berhenti, salah satu Anggota Dewan yang Masih aktif, Hj. Mien Aminah Musyaddad, salah satu Putri Tokoh Nasional, KH Anwar Musyaddad, pula meninggal dunia.

Beliau masih menjabat sebagai salah satu anggota DPR dari fraksi PPP. Dulu maju ke pencalonan bersama guruku pada PEMILU 2009, namun karena Suaranya lebih banyak, jadilah suara guruku disumbangkan padanya demi memuluskan langkahnya ke Badan Legislatif. Setelah terpilih, selain kesibukannya sebagai anggota dewan, beliau juga aktif membina masyarakat Wanaraja lewat Majlis Ta’lim mingguan, juga aktif mengembangkan Usaha yang dirintisnya; Sentra Industri Tanaman Ramie di Jawabarat .

Namun, nampaknnya kebersamaan beliau dan dua tokoh diatas  dengan masyarakat Garut telah berakhir. Memenuhi panggilan Sang Khalik tuk meninggalkan dunia yang fana.

Ibu Mien, 26 April

http://hamzanmusthofa.wordpress.com/2012/04/08/in-memorian-kh-amin-bunyamin-lc/

http://id.scribd.com/doc/118561673/Industri-Penyamakan-Kulit-Sukaregang-Miliki-Sejarah-Panjang

http://ramiedarussalam.com/

http://wildanm.wordpress.com/2009/03/11/industri-kain-rami-garut-menembus-mancanegara/

http://id.scribd.com/doc/118562496/Mien-Aminah-Musaddad-Wafat

Desember Gulita

Hanya satu, namun terasa merangkum semua kesedihanku di tahun ini; rencana khitbah-ku yang gagal beberapa bulan yang lalu. Tak perlu ditanya apa dan bagaimana. yang jelas, sekarang aku tahu bagaimana rasanya patah hati. Aku sama sekali tak kan bersedih dengan sekedar kisah ‘ cinta monyet’, namun tentunya berduka menyaksikan orang yang pernah kita cintai, telah bersanding dengan orang lain. Rasa tak percaya dan menyalahkan diri terus-menerus.. Merasa lemah, melayang ke puncak frustasi, lalu terhempas di titik depresi.. ku coba bertahan, dan kehidupan ganas tetap berjalan.

Hingga kusadar, bahwa semua ini adalah suratan Takdir ..

” Aku diuji disisi terlemah dari diriku, meski berat tapi harus kuat . ”

Akhirnya, ku ucap syair perpisahan dan tanda penutup kisahku di Tahun 2012 ini, mengutip :

Kalau harus kujujur padamu

Terus terang kukecewa

Namun kutanya

Siapa yang mampu

Menepis takdir yang kuasa

Biar saja begitu adanya

Jangan ada air mata

Pergilah kasih

Sudah lupakan

Semua yang pernah

Kita rasakan

**

Lihat saja di mataku

Tiada dendam, tiada duka

Doaku semoga kau bahagia

Saat ini kuinginkan

Tuk meraih masa depan

Bahagia pasti kan kujelang

Jangan Ada Air Mata Paramitha Rusadi, 2009

http://www.mediafire.com/?5hiaal7hd5atgf7

Image

Start di Wanaraja-Garut

Image

Image

Image

Malam harinya pawai Obor

ImageImage