mungkin sudah banyak yang posting serupa, tapi saya pandang ini lebih komplit. Sebuah tulisan yang saya kutip dari posting grup fb..

===================================================

BISMILLAH HIROHMANNIRROHHIM
Allah Memerintahkan iblis untuk berbincang Dengan Nabi Muhammad

Allah Swt memerintah malaikat : Kemudian Malaikat itupun mendatangi Iblis dan berkata : “Hai Iblis!!! Engkau di perintah Allah untuk menghadap Rasulullah saw. Bukalah semua rahasiamu & jawablah setiap pertanyaan pertanyaan Rasulullah dengan jujur.

Jika engkau berdusta walau satu per kataan pun, niscaya akan terputus semua anggota badanmu, uratmu serta di siksa dengan azab yang amat pedih”.

Mendengar ucapan Malaikat yang dahsyat itu, Iblis sangat ketakutan, maka segera ia menghadap Rasulullah saw dengan menyamar sebagai orang tua yang buta sebelah mata nya dan berjanggut putih 10 helai yang panjang nya seperti ekor lembu.

Iblis pun memberi salam sampai 3 (tiga) kali salam, Rasulullah saw tidak juga menjawabnya, maka Iblis berkata :
Ya Rasullullah!!! Mengapa engkau tidak menjawab salamku? Bukankah salam itu sangat mulia di sisi Allah?” Maka jawab Nabi dengan marah : “Hai musuh Allah! Kepadaku engkau menunjukkan kebaikanmu? Jangan kau coba menipuku sebagaimana kau tipu Nabi Adam as sehingga beliau keluar dari syurga, kau hasut Qabil sehingga ia tega membunuh Habil yang masih saudaranya sendiri, ketika sedang sujud dalam sembahyang kau tiup Nabi Ayub as dengan asap beracun sehingga beliau sengsara untuk beberapa lama, kisah Nabi Daud as dengan perempuan Urya, Nabi Sulaiman meninggalkan kerajaannya karena engkau menyamar sebagai isterinya dan begitu juga beberapa Anbiya dan pendeta yang telah menanggung sengsara akibat hasutanmu.

Hai Iblis!!! Sebenar nya salam itu sangat mulia di sisi Allah azza wa jalla, tapi aku diharamkan Allah menjawab salammu. Aku mengenalmu dengan baik wahai Iblis, Raja segala Iblis. Apa tujuanmu menemuiku ?

Jawab Iblis :
Ya Nabi Allah!!! Janganlah engkau marah. Engkau dapat mengenaliku karena engkau adalah Khatamul Anbiya. Aku datang atas perintah Allah untuk memberitahu segala tipu dayaku terhadap umatmu dari zaman Nabi Adam as hingga akhir zaman nanti.

Ya Nabi Allah!!! Setiap apa yang engkau tanya, aku bersedia menerangkan satu persatu dengan sebenarnya, aku tidak berani menyembunyikan nya”.

Kemudian Iblispun bersumpah menyebut nama Allah dan berkata :
Ya Rasulullah!!! Sekira nya aku berdusta barang sepatahpun niscaya hancur leburlah badanku menjadi abu.

Ketika mendengar sumpah Iblis itu, Nabipun tersenyum dan berkata dalam hatinya, inilah kesempatanku untuk menyiasati segala perbuatannya agar didengar seluruh sahabat yang ada di majlis ini dan menjadi perisai seluruh umatku.

Pertanyaan Nabi ke 1 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Siapakah musuh besarmu ?

Jawab Iblis :
Ya Nabi Allah! Engkaulah musuhku yang paling besar di antara musuh-musuhku di muka bumi ini”.

Kemudian Nabipun memandang muka Iblis dan Iblispun gemetar karena ketakutan. Sambung Iblis : “Ya Khatamul Anbiya! Aku dapat merubah diriku seperti manusia, binatang dan lain-lain hingga rupa dan suarapun tidak berbeda, kecuali dirimu saja yang tidak dapat aku tiru karena dicegah oleh Allah. Andaikan aku menyerupai dirimu, maka terbakarlah diriku menjadi abu.

Aku cabut iktikad / niat anak Adam supaya menjadi kafir karena engkau berusaha memberi nasihat dan pengajaran supaya mereka kuat untuk memeluk agama Islam, begitu juga aku berusaha menarik mereka kepada kekafiran, murtad atau munafik. Aku akan menarik seluruh umat Islam dari jalan yang benar menuju jalan yang sesat supaya masuk ke dalam neraka dan kekal di dalamnya bersamaku”.

Pertanyaan Nabi ke 2 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Apa yang kau perbuat terhadap makhluk Allah ?

Jawab Iblis :
Adalah satu kemajuan bagi perempuan yang merenggangkan kedua pahanya kepada lelaki yang bukan suaminya, setengahnya hingga mengeluarkan benih yang salah sifatnya. Aku goda semua manusia supaya meninggalkan sholat, berbuai dengan makanan dan minuman, berbuat durhaka, aku lalaikan dengan harta benda, emas, perak dan permata, rumahnya, tanahnya, ladangnya supaya hasilnya dibelanjakan ke jalan yang haram.

Demikian juga ketika pesta di mana lelaki dan perempuan bercampur. Di sana aku lepaskan godaan yang besar supaya mereka lupa peraturan dan akhirnya minum arak. Apabila terminum arak itu, maka hilanglah akal, fikiran dan malunya. Lalu aku ulurkan tali cinta dan terbukalah beberapa pintu maksiat yang besar, datang perasaan hasad dengki hingga perbuatan zina. Apabila terjadi kasih antara mereka, terpaksalah mereka mencari uang hingga menjadi penipu, peminjam dan pencuri.

Apabila mereka sadar akan kesalahan mereka lalu hendak bertaubat dan berbuat amal ibadah, akan aku rayu supaya mereka membatalkannya. Semakin keras aku goda supaya mereka berbuat maksiat dan mengambil isteri orang. Jika hatinya terkena godaanku, datanglah rasa ria’, takabur, iri, sombong dan melengahkan amalnya. Jika lidahnya yang tergoda, maka mereka akan gemar berdusta, mencela dan mengumpat. Demikianlah aku goda mereka setiap saat.

Pertanyaan Nabi ke 3 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Mengapa engkau bersusah payah melakukan pekerjaan yang tidak mendatangkan faedah bahkan menambah laknat yang besar dan siksa yang besar di neraka yang paling bawah? Hai yang dikutuk Allah! Siapa yang menjadikanmu? Siapa yang melanjutkan usiamu? Siapa yang menerangkan matamu? Siapa yang memberi pendengaranmu? Siapa yang memberi kekuatan anggota badanmu?

Jawab Iblis :
Semuanya itu adalah anugerah dari Allah Yang Maha Besar. Tetapi hawa nafsu dan takabur membuatku menjadi jahat sebesar-besarnya. Engkau lebih tahu bahwa diriku telah beribu-ribu tahun menjadi Ketua seluruh Malaikat dan pangkatku telah dinaikkan dari satu langit ke langit yang lebih tinggi. Kemudian aku tinggal di dunia ini beribadah bersama para Malaikat beberapa waktu lamanya.

Tiba-tiba datang firman Allah SWT hendak menjadikan seorang Khalifah di dunia ini, maka akupun membantah. Lalu Allah menciptakan manusia yang pertama (Nabi Adam as) dan seluruh Malaikat diperintah supaya memberi hormat sujud kepada lelaki itu, hanya aku saja yang ingkar. Oleh karena itu, Allah murka kepadaku dan wajahku yang tampan rupawan dan bercahaya itu berubah menjadi keji dan menakutkan. Aku merasa sakit hati. Kemudian Allah menjadikan Adam raja di syurga dan dikaruniakan seorang permaisuri (Siti Hawa) yang memerintah seluruh bidadari. Aku bertambah dengki dan dendam kepada mereka.

Akhir nya aku berhasil menipu mereka melalui Siti Hawa yang menyuruh Adam memakan buah khuldi, lalu keduanya diusir dari syurga ke dunia. Keduanya berpisah beberapa tahun dan kemudian dipertemukan Allah (di Padang Arafah), hingga mereka mendapat beberapa orang anak. Kemudian kami hasut anak lelakinya Qabil supaya membunuh saudaranya Habil. Itupun aku masih belum puas dan berbagai tipu daya aku lakukan hingga hari kiamat kelak.

Sebelum engkau lahir ke dunia, aku beserta bala tentaraku dengan mudah dapat naik ke langit untuk mencuri segala rahasia, tulisan yang menyuruh manusia berbuat ibadah dan balasan pahala serta syurga mereka. Kemudian aku turun ke dunia dan memberitahu manusia yang lain tentang apa yang sebenarnya aku dapatkan dengan berbagai tipu daya hingga tersesat dengan berbagai kitab bid’ah dan kehancuran.

Tetapi ketika engkau lahir ke dunia ini, maka aku tidak diijinkan oleh Allah untuk naik ke langit dan mencuri rahasia karena banyak Malaikat yang menjaga di setiap lapisan pintu langit. Jika aku memaksa untuk naik, maka Malaikat akan melontarkan anak panah dari api yang menyala. Sudah banyak bala tentaraku yang terkena lontaran Malaikat itu dan semuanya terbakar menjadi abu, maka semakin beratlah pekerjaanku dan bala tentaraku untuk menjalankan tugas menghasut manusia”.

Pertanyaan Nabi ke 4 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Rasullullah bertanya “Hai Iblis! Apa yang pertama kali kau tipu dari manusia ?

Jawab Iblis :
Pertama kali aku palingkan iktikad / niat nya, iman nya kepada kafir & juga dari segi perbuatan, perkataan, kelakuan atau hatinya. Jika tidak berhasil juga, akan aku tarik dengan cara mengurangi pahala. Lama-kelamaan mereka akan terjerumus mengikuti kemauanku.

Pertanyaan Nabi ke 5 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Jika umatku sholat karena Allah, apa yang terjadi padamu ?

Jawab Iblis :
Sungguh penderitaan yang sangat besar. Gemetarlah badanku & lemah tulang sendiku, maka aku kerahkan berpuluh-puluh iblis datang menggoda manusia pada setiap anggota badan nya.

Beberapa iblis datang pada setiap anggota badan nya supaya malas sholat, was-was, lupa bilangan raka’atnya, bimbang pada pekerjaan dunia yang di tinggalkan nya, merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholat nya, hilang khusyuk nya, matanya senantiasa melirik ke kanan & ke kiri, telinga nya senantiasa mendengar percakapan orang & bunyi2 yang lain.

Beberapa iblis yang lain duduk di belakang badan orang yang sembahyang itu supaya tidak kuat sujud berlama-lama, penat waktu duduk tahiyat & dalam hatinya selalu merasa terburu-buru supaya cepat selesai sholatnya, itu semua membuat berkurangnya pahala. Jika para iblis tidak dapat menggoda manusia itu, maka aku sendiri akan menghukum mereka dengan hukuman yang berat.

Pertanyaan Nabi ke 6 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Jika umatku membaca Al-Qur’an karena Allah, apa yang terjadi padamu ?

Jawab Iblis :
Jika mereka membaca Al-Qur’an karena Allah, maka terbakarlah tubuhku, putuslah seluruh uratku lalu aku lari dan menjauh dari nya.

Pertanyaan Nabi ke 7 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Jika umatku mengerjakan haji karena Allah, bagaimana perasaanmu ?

Jawab Iblis : “Binasalah diriku, gugurlah daging dan tulangku karena mereka telah mencukupkan rukun Islamnya.

Pertanyaan Nabi ke 8 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Jika umatku berpuasa karena Allah, bagaimana keadaanmu ?

Jawab Iblis :
Ya Rasulullah!!! Inilah bencana yang paling besar bahayanya buatku. Apabila masuk awal bulan Ramadhan, maka memancarlah cahaya Arasy & Kursi, bahkan seluruh Malaikat menyambut dengan suka cita. Bagi orang yang berpuasa, Allah akan mengampunkan segala dosa yang lalu & di gantikan dengan pahala yang amat besar serta tidak dicatat dosa nya selama dia berpuasa.

Yang menghancurkan hatiku ialah segala isi langit dan bumi, yakni Malaikat, bulan, bintang, burung dan ikan-ikan semuanya siang malam memohonkan ampunan bagi orang yang berpuasa. Satu lagi kemudian orang berpuasa ialah dimerdekakan pada setiap masa dari azab neraka. Bahkan semua pintu neraka ditutup manakala semua pintu syurga dibuka seluas-luasnya dan dihembuskan angin dari bawah Arasy yang bernama Angin Syirah yang amat lembut ke dalam syurga. Pada hari umatmu mulai berpuasa, dengan perintah Allah datanglah sekalian Malaikat dengan garang nya menangkapku dan tentaraku, jin, syaitan dan ifrit lalu dipasung kaki & tangan dengan besi panas dan dirantai serta dimasukkan ke bawah bumi yang amat dalam.

Di sana pula beberapa azab yang lain telah menunggu kami. Setelah habis umatmu berpuasa, barulah aku dilepaskan dengan perintah agar tidak mengganggu umatmu. Umatmu sendiri telah merasa ketenangan berpuasa sebagaimana mereka bekerja dan bersahur seorang diri di tengah malam tanpa rasa takut dibandingkan bulan biasa nya.

Pertanyaan Nabi ke 9 :
•••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Bagaimana seluruh sahabatku menurutmu ?

Jawab Iblis :
Seluruh sahabatmu termasuk musuh besarku. Tiada upayaku melawannya dan tiada satupun tipu daya yang dapat masuk kepada mereka. Karena engkau sendiri telah berkata : “Seluruh sahabatku adalah seperti bintang di langit, jika kamu mengikuti mereka, maka kamu akan mendapat petunjuk.

Sayyidina Abu Bakar al-Siddiq sebelum bersamamu, aku tidak dapat mendekatinya, apalagi setelah berdampingan denganmu. Dia begitu percaya atas kebenaranmu hingga dia menjadi wazirul a’zam. Bahkan engkau sendiri telah mengatakan jika ditimbang seluruh isi dunia ini dengan amal kebajikan Abu Bakar, maka akan lebih berat amal kebajikan Abu Bakar. Lagipula dia telah menjadi mertuamu karena engkau menikah dengan anaknya, Sayyidatina Aisyah yang juga banyak menghafal Hadits2 mu.

Adapun Sayyidina Umar bin Khatab, aku tidak berani memandang wajahnya karena dia sangat keras menjalankan hukum syariat Islam dengan seksama. Jika aku pandang wajahnya, maka gemetarlah seluruh tulang sendiku karena sangat takut. Hal ini karena iman nya sangat kuat apalagi engkau telah mengatakan : “Jikalau ada Nabi sesudah aku, maka Umar boleh menggantikan aku”, karena dia adalah orang harapanmu serta pandai membedakan antara kafir & Islam hingga digelar ‘Al-Faruq’.

Sayyidina Usman bin Affan, aku tidak bisa bertemu karena lidah nya senantiasa membaca Al-Qur’an. Dia penghulu orang sabar, penghulu orang mati syahid dan menjadi menantumu sebanyak 2 kali. Karena taat nya, banyak Malaikat datang menghampiri & memberi hormat kepada nya karena Malaikat itu sangat malu kepada nya hingga engkau mengatakan :

“Barangsiapa menulis : Bismillaahirrahmaanirrahiim pada kitab atau kertas2 dengan tinta merah, niscaya mendapat pahala seperti pahala Usman mati syahid.

Sayyidina Ali bin Abi Thalibpun aku sangat takut karna hebat nya & gagah nya dia di medan perang, tetapi sangat sopan santun, alim orang nya. Jika iblis, syaitan & jin memandang beliau, maka terbakarlah kedua mata mereka karena dia sangat kuat beribadah & beliau adalah golongan orang pertama yang memeluk agama Islam serta tidak pernak menundukkan kepala nya kepada berhala. Bergelar ‘Ali Karamullahu Wajhahu” dimuliakan Allah akan wajahnya & juga ‘Harimau Allah’ & engkau sendiri berkata : “Akulah negeri segala ilmu & Ali itu pintu nya”. Lagipula dia menjadi menantumu, aku semakin ngeri kepada nya.

Pertanyaan Nabi ke10 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Bagaimana tipu dayamu kepada umatku ?

Jawab Iblis :
Umatmu itu ada 3 macam.

Yang pertama,
seperti hujan dari langit yang menghidupkan segala tumbuhan yaitu ulama yang memberi nasihat kepada manusia supaya mengerjakan perintah Allah & meninggalkan larangan Nya seperti kata Jibril as : “Ulama itu adalah pelita dunia & pelita akhirat”.

kedua,
umat tuan seperti tanah yaitu orang yang sabar, syukur dan ridha dengan karunia Allah. Berbuat amal saleh, tawakal & kebajikan.

Yang ketiga,
umatmu seperti Fir’aun, terlampau tamak dengan harta dunia dan dihilangkan amal akhirat, maka akupun bersuka cita lalu masuk ke dalam badan nya, aku putarkan hati nya ke lautan durhaka & aku ajak kemana saja mengikuti kemauanku. Jadi dia selalu bimbang kepada dunia & tidak mau menuntut ilmu, tidak pernah beramal saleh, tidak mau mengeluarkan zakat & malas beribadah.

Lalu aku goda agar manusia minta kekayaan lebih dulu & apabila di izinkan Allah dia menjadi kaya, maka aku rayu supaya lupa beramal, tidak membayar zakat seperti Qarun yang tenggelam dengan istana mahligai nya.

Bila umatmu terkena penyakit tidak sabar & tamak, dia selalu bimbang akan hartanya & berangan-angan hendak merebut kemewahan dunia, benci & menghina kepada yang miskin, membelanjakan harta nya untuk kemaksiatan.

Pertanyaan Nabi ke 11 :
•••••••••••••••••••••••••••••••
Siapa yang serupa denganmu ?

Jawab Iblis :
Orang yang meringankan syariatmu & membenci orang yang belajar agama Islam.

Pertanyaan Nabi ke12 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Siapa yang membuat mukamu bercahaya ?

Jawab Iblis :
Orang yang berdosa, bersumpah bohong, saksi palsu & suka ingkar janji.

Pertanyaan Nabi ke13 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Apa yang kau rahasiakan dari umatku ?

Jawab Iblis :
Jika seorang Muslim buang air besar & tidak membaca do’a terlebih dahulu, maka aku gosok-gosokkan najis nya sendiri ke badan nya tanpa dia sadari”.

Pertanyaan Nabi ke14 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Jika umatku bersatu dengan isteri nya, apa yang kau lakukan ?

Jawab Iblis :
Jika umatmu hendak bersetubuh dengan isteri nya & membaca do’a pelindung syaitan, maka aku lari dari mereka. Jika tidak, aku akan bersetubuh dahulu dengan isteri nya & bercampurlah benihku dengan benih isteri nya. Jika menjadi anak, maka anak itu akan gemar berbuat maksiat, malas pada kebaikan, durhaka. Ini semua karena kealpaan ibu bapak nya sendiri. Begitu juga jika mereka makan tanpa membaca Bismillah, aku santap makanan nya lebih dulu daripada nya. Walaupun mereka makan, tidak lah mereka merasa kenyang.

Pertanyaan Nabi ke15 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Apa yang dapat menolak tipu dayamu ?

Jawab Iblis :
Jika berbuat dosa, maka cepat2lah bertaubat kepada Allah, menangis menyesal akan perbuatan nya. Apabila marah, segeralah mengambil air wudhu’, maka padamlah marah nya .

Pertanyaan Nabi ke16 :
•••••••••••••••••••••••••••••••
Siapakah orang yang paling engkau sukai?”

Jawab Iblis :
Lelaki dan perempuan yang tidak mencukur atau mencabut bulu ketiak atau bulu ari-ari (bulu kemaluan) selama 40 hari. Di situlah aku mengecilkan diri, bersarang, bergantung, berbuai seperti pijat pada bulu itu”.

Pertanyaan Nabi ke17 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis! Siapakah saudaramu ?

Jawab Iblis :
Orang yang tidur meniarap / telungkup, orang yang matanya terbuka di waktu Subuh tetapi menyambung tidur lagi. Lalu aku lenakan dia hingga terbit fajar. Demikian juga pada waktu Dzuhur, Asar, Maghrib dan Isya’, aku beratkan hati nya untuk sholat .

Pertanyaan Nabi ke18 :
••••••••••••••••••••••••••••••
Apa yang dapat membinasakan dirimu?”

Jawab Iblis :
Orang yang banyak menyebut nama Allah, bersedekah dengan tidak diketahui orang, banyak bertaubat, banyak tadarus Al-Qur’an dan sholat tengah malam”.

Pertanyaan Nabi ke 19 :
•••••••••••••••••••••••••••••••
Hai Iblis !!! Apa yang dapat memecahkan matamu ?

Jawab Iblis :
Orang yang duduk di dalam masjid dan beri’tikaf di dalam nya”.

Pertanyaan Nabi ke 20 :
•••••••••••••••••••••••••••••••
Apa lagi yang dapat memecahkan matamu ?

Jawab Iblis :
Orang yang taat kepada kedua ibu bapak nya, mendengar kata mereka, membantu makan, pakaian mereka selama mereka hidup, karna engkau telah bersabda : Syurga itu di bawah tapak kaki ibu .

Jika kita merasa pernah di goda olehnya, maka segeralah Bertobatlah!!!

Ya Allah lindungilah kami dn keturunan kami dari godaan syaitan yg terkutuk. Aamin. (amil Jalil).

 

Source